Surat yang tak pernah terkirim

Baru saja membereskan laci meja, dan tiba2 jatuhlah sebuah amplop kecil hijau muda, kupungut dan kubaca “ooh.. ternyata surat ini, surat yang tak pernah kukirimkan..” desahku..
ini adalah isi suratku pada sang mantan :

Aku memang bukan yang terbaik

Aku tak bisa selalu ada disampingmu

mungkin aku membuatmu kecewa

mungkin aku membuatmu marah

mungkin aku terlalu cuek

Aku tak akan menyalahkanmu…

Namun ada yang harus kau tahu,

Aku juga manusia,

tahukah bahwa keegoisanmu membuatku meneteskan air mata?

Beritahu aku…

Kapankah aku merepotkanmu ?

Kapan aku memaksakan keinginanku?

Aku memang tak bisa jujur pada orang yang kusayangi, kau.

Aku bukan orang posesif,

tak akan katakan kegalauanku…

akan menyimpan perihku sendiri, membunuh hatiku sendiri…

Apakah perasaanmu masih ada ?

Apakah perasaanku masih tersisa?

Yang kutahu cuma satu,

Aku lelah.

bersabar, menuruti maumu,

tersenyum perih padamu

bersabar menunggumu berubah

Maaf,

aku tak pernah mengatakan

semua yang ingin kukatakan…

Selamat Tinggal,

terimakasih karena pernah menyayangiku.

Bella.