GO GREEN: MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL

Nah setelah kita mengetahui apakah itu pemanasan global dan perubahan iklim, satu pertanyaan besar tercipta : Bagaimana caranya untuk mengurangi pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim?

Oke, saya jabarkan tips-tips cara mengurangi pemanasan global :

1. Berhenti Makan Daging

Menurut fisikawan Inggris, Alan Calverd, menghitung bermacam-macam pemakaian energi yang menghasilkan CO2, seperti pembakaran bahan bakar fosil dan manusia, serta metabolisme ternak. Ia menemukan bahwa 21% konsumsi energi itu untuk mempertahankan peternakan hewan. Sama dengan pembuangan bahan bakar mobil, pernapasan ternak menghasilkan jumlah CO2 yang sangat besar, dan hal ini merupakan salah satu penyebab pemanasan global. Ini semua ada dalam artikelnya yakni “A radical approach to the Protocol of Kyoto” yang dimuat dalam majalah ilmiah Physics World terbitan bulan Juli 2005.

2. Mengurangi Kertas

Oke, klise sih, tapi ini perlu!!! berapa juta pohon ditebang untuk membuat kertas dan itu menyebabkan bumi semakin panas! caranya bisa dengan : selalu edit tulisan anda sebelum anda print sehingga saat di print tidak perlu berulang kali, menyimpan file di harddisk anda daripada mencetaknya di beratus kertas dan mencatat di laptop daripada di buku!

3. Mandi menggunakan Gayung

Kenapa? karena saat mandi memakai gayung, cukup beberapa kali gayung saja kita sudah selesai mandi, ini lebih menghemat air daripada mandi menggunakan shower atau bath tub yang mengeluarkan air banyak.

4. Membeli tas belanja sehingga tidak perlu memakai kantong kresek tiap kali belanja

5. Awasi Penggunaan BBM dan Uji Emisi kendaraan bermotor anda

6. Pakai Sepeda 🙂

7. Matikan lampu saat tidur dan saat ruangan tidak digunakan

hemat biaya, hemat BBM dan mampu membakar kalori sehingga sekaligus berolahraga!

itulah beberapa tips mengurangi pemanasan global, yuk mari kita perlahan demi perlahan mencoba mengurangi pemanasan global! semangat! (sumber : berbagai sumber)

GO GREEN: CLIMATE CHANGE

Climate Change alias Perubahan Iklim sangat kian terasa saat ini. untuk tahu apa itu perubahan iklim dan penyebabnya, mari kita simak :

Perubahan iklim sebagai implikasi pemanasan global, yang disebabkan oleh kenaikan gas-gas rumah kaca terutama karbondioksida (CO2) dan metana (CH4), mengakibatkan dua hal utama yang terjadi di lapisan atmosfer paling bawah, yaitu fluktuasi curah hujan yang tinggi dan kenaikan muka laut.

Pengamatan temperatur global sejak abad 19 menunjukkan adanya perubahan rata-rata temperatur yang menjadi indikator adanya perubahan iklim. Perubahan temperatur global ini ditunjukkan dengan naiknya rata-rata temperatur hingga 0.74oC antara tahun 1906 hingga tahun 2005.
Temperatur rata-rata global ini diproyeksikan akan terus meningkat sekitar 1.8-4.0oC di abad sekarang ini, dan bahkan menurut kajian lain dalam IPCC diproyeksikan berkisar antara 1.1-6.4oC.

Perubahan temperatur atmosfer menyebabkan kondisi fisis atmosfer kian tak stabil dan menimbulkan terjadinya anomali-anomali terhadap parameter cuaca yang berlangsung lama. Dalam jangka panjang anomali-anomali parameter cuaca tersebut akan menyebabkan terjadinya perubahan iklim.

Dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim tersebut diantaranya adalah :
• Semakin banyak penyakit (Tifus, Malaria, Demam, dll.)
• Meningkatnya frekuensi bencana alam/cuaca ekstrim (tanah longsor, banjir, kekeringan, badai tropis, dll.)
• Mengancam ketersediaan air
• Mengakibatkan pergeseran musim dan perubahan pola hujan
• Menurunkan produktivitas pertanian
• Peningkatan temperatur akan mengakibatkan kebakaran hutan
• Mengancam biodiversitas dan keanekaragaman hayati
• Kenaikan muka laut menyebabkan banjir permanen dan kerusakan infrastruktur di daerah pantai

Terdapat dua dampak yang menjadi isu utama berkenaan dengan perubahan iklim, yaitu fluktuasi curah hujan yang tinggi dan kenaikan muka laut yang menyebabkan tergenangnya air di wilayah daratan dekat pantai. Dampak lain yang diakibatkan oleh naiknya muka laut adalah erosi pantai, berkurangnya salinitas air laut, menurunnya kualitas air permukaan, dan meningkatnya resiko banjir. (sumber : berbagai sumber)

Wah wah ternyata mengerikan sekali dampak perubahan iklim ya?! saat ini saja kita bisa melihat efeknya secara nyata. banjir besar yang melanda Australia, musim dingin di India,dan sebagainya yang aneh. ini nyata kawan2!!

Sudah harus kita cegah meluasnya dampak Perubahan Iklim ini dengan cara mengurangi Pemanasan Global! untuk tahu cara mengurangi pemanasan global, akan dibahas dalam postingan berikutnya 🙂

baca juga ———-> Pemanasan Global (Global Warming)


GO GREEN : Pemanasan Global

Oke, apa ada yang belu tahu pemanasan Global? hello.. Global Warming? mari kita simak penjelasan dibawah ini :

Pemanasan Global adalah proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. (Wikipedia)

Apa Penyebab Global Warming?

Sekelompok peneliti PBB yakni International Panel on Climate Change (IPCC) mencatat peyebabnya adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, peternakan, serta pembangkit tenaga listrik.

Apa lagi itu Gas Rumah Kaca?

Atmosfer bumi terdiri dari bermacam-macam gas dengan fungsi yang berbeda-beda. Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat dikenal dengan istilah “gas rumah kaca”. Disebut gas rumah kaca karena sistem kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat, dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. Planet kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang mengisolasi panas matahari. Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidak memiliki efek rumah kaca memiliki temperatur rata-rata -32o Celcius.

Apa Penyebab Utama Global Warming?

Dalam laporan PBB (FAO) yang berjudul Livestock’s Long Shadow: Enviromental Issues and Options (Dirilis bulan November 2006), PBB mencatat bahwa industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar (18%), jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia (13%). Emisi gas rumah kaca industri peternakan meliputi 9 % karbon dioksida, 37% gas metana (efek pemanasannya 72 kali lebih kuat dari CO2), 65 % nitro oksida (efek pemanasan 296 kali lebih kuat dari CO2), serta 64% amonia penyebab hujan asam. Peternakan menyita 30% dari seluruh permukaan tanah kering di Bumi dan 33% dari area tanah yang subur dijadikan ladang untuk menanam pakan ternak. Peternakan juga penyebab dari 80% penggundulan Hutan Amazon.

Sedangkan laporan yang baru saja dirilis World Watch Institut menyatakan bahwa peternakan bertanggung jawab atas sedikitnya 51 persen dari pemanasan global.

Penulisnya, Dr. Robert Goodland, mantan penasihat utama bidang lingkungan untuk Bank Dunia, dan staf riset Bank Dunia Jeff Anhang, membuatnya berdasarkan “Bayangan Panjang Peternakan”, laporan yang diterbitkan pada tahun 2006 oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO). Mereka menghitung bidang yang sebelumnya  dan memperbarui hal lainnya, termasuk siklus hidup emisi produksi ikan yang diternakkan, CO2 dari pernapasan hewan, dan koreksi perhitungan sebenarnya yang menghasilkan lebih dari dua kali lipat jumlah hewan ternak yang dilaporkan di planet ini.

Emisi metana dari hewan ternak juga berperan sebesar 72 kali lebih dalam menyerap panas di atmosfer daripada CO2. Hal ini mewakili kenaikan yang lebih akurat dari perhitungan asli FAO dengan potensi pemanasan sebesar 23 kali. Meskipun demikian, para peneliti itu memberitahu bahwa perkiraan mereka adalah minimal, dan karena itu total emisi 51 persen masih konservatif. (sumber: http://vegclimatealliance.org/livestock-and-climate-change-qa, http://www.worldwatch.org/node/6294)

Jadi pemanasan Global memang NYATA!! Bumi kita semakin panas dan saat ini sedang terjadi lanjutan bencana yakni PERUBAHAN IKLIM (Climate Change) yang merupakan akibat lobal Warming, akan kita bahas di postingan berikutnya.

GO GREEN!!