Bank BTN Menyambut 2017 dengan Gaya Casual

Ada yg berbeda dengan penampilan para pegawai Bank BTN Hari ini (Jum’at, 6 Des 2017). Selain Customer Service dan Teller, pegawai lain (back office) tampak mengenakan pakaian sopan dan casual berwarna-warni serta banyak yg menggunakan celana jeans.

Ya mulai tahun 2017 ini setiap hari Jum’at para pegawai menggunakan pakaian casual bebas rapi. Perubahan ini membawa keceriaan dan semangat baru bagi para pegawai khususnya BTN Kantor Cabang Batam.

Saya sendiri senang bisa pakai celana jeans ke Kantor haha.. semoga Hal ini membawa dampak positif pada semangat kerja kami semua 💟

Bankir itu open booth saat Weekend!

Sudah tak terhitung berapa kali saya melewatkan weekend dengan kerja, entah ada event Kantor atau apa.. yg pasti paling banyak adalah open booth di acara/mall 😂

Saat ini sudah hari kedua saya jaga booth e-money BTN “Blink” dalam acara Pesta Wirausaha 2016 yg diinisiasi Bank Indonesia dan organisation TDA.

Acara kurang kondusif karena hujan badai cetar membahana yg membuat 200 booth tenant termasuk kami, kebanjiran. Listrik kemudian dipadamkan untuk keselamatan semua orang. Tidak ada satu pun yg bertransaksi dan kami semua basah plus kedinginan.

Hari kedua ini juga hujan badai dari jam 11.30 WIB ☔☔☔ dan banjir nya lebih parah daripada kemarin..

Suami pernah bertanya “kog sering sih kamu kerja saat Weekend?” Jawaban saya simpel “karena saya bankir.” 😅

Kantor adalah Hutan Rimba

Oke bagi para freshman alias fresh graduates, saya katakan di awal ya.. bahwa “Kantor adalah Hutan rimba” dont say I didnt warn you.. hahaa, tapi jangan takut..

Jadi saya pernah bertanya kepada Ayahanda yg seorang akademisi “kenapa Buya ga kerja kantoran?” Jawaban beliau singkat “karena Kantor itu penuh politik.” Okay saat itu saya ga ngerti apa maksudnya, sekarang setelah hampir 4 tahun bekerja saya paham seutuhnya.

Dunia Kantor adalah Hutan rimba dimana yang kuat memakan yang lemah. Yang kuat disini adalah orang2 yg kuat politiknya alias punya koneksi kuat dengan management Kantor. Itulah yg dimaksud Ayahanda saya dengan politik. Tidak semua pejabat/atasan di Kantor Anda nanti adalah orang terpilih yg pandai cakap dan leadershipnya kuat. Sebagian besar adalah orang yang “pandai menjilat” atasan yg lain haha..

Ini tips untuk Anda agar bertahan di dunia hutan rimba: “ADAPTASI

Maksudnya adaptasi disini, Anda harus bisa mengenal lingkungan Kantor. Anda coba perhatikan semua personel di dalamnya, kebiasaan atasan Anda, perilaku di unit Anda, apa yg digosipkan rekan kerja Anda, Anda amati semuanya! Jika Bos suka berdiskusi dan berfikiran terbuka, Anda harus bisa menunjukkan ide ide Anda. Jika rekan kerja pemalas, Anda harus bisa menunjukkan Anda berbeda dengannya. Jika senior suka mencela, Anda harus bisa menangkis celaan menjadi candaan. Kuasai keadaan!

Tips berhubungan baik di Kantor : kepada rekan kerja jadilah orang yg ramah dan sopan. Kepada Atasan jadilah orang yg sangat membantu pekerjaannya selesai. 

Anda tidak butuh politik kotor saling menjilat sana sini, Anda bekerja bukan karena Atasan tapi karena Anda ingin memberikan suatu nilai lebih kepada Perusahaan. Selamat bekerja! 😍

Lipstick Fever!

Saya selalu suka lipstick. Saya selalu berfikir bahwa make up yang paling terlihat adalah dengan memoleskan lipstick di bibir. Karena akan langsung terlihat bedanya hehe..
Kebetulan saya suka hampir semua warna lipstick, mulai dari nude, orange, pink hingga ungu atau merah hati hehe..

image

Ini sebagian koleksi saya, masih ada palet Victoria’s Secret dan satu atau dua lipstick lain yg tidak ikut di foto hehe…
Saya bukan fans satu merek saja, tapi ternyata saya memiliki lebih dari 3 lipstick dari Revlon. Selebihnya saya juga suka lipstick lokal seperti Polka, Wardah, Mirabella dll.. Cintai produk lokal juga yaa ❤

JNE yang Menyebalkan

Saya sering berbelanja via online shop maupun menerima paket dari keluarga. Biasanya pengiriman menggunakan layanan jasa kurir kiriman. Saya tidak pernah mendapatkan masalah apapun hingga akhirnya JNE merugikan saya..

Pada tgl 28 September 2015 saya memesan Glucogen. Saya minta dikirimkan ke alamat kosan saya karena alamat kosan kawan saya agak beribet. Distributor mengatakan pada tgl 29 langsung dikirimkan via JNE. saat saya cek nomor resi saya yakni 2812913040008 ternyata melalui web JNE sudah terkirim dan diterima pembantu kosan saya yakni Febri pada jam 18.10 WIB. Yg saya heran pertama kali adalah Febri bukan pembantu tapi satpam kosan, baiklah mungkin salah persepsi aja pikirku.

Kemudian saya telpon Febri tgl 31 Oktober krn posisi saya saat itu di kota Solo. Febri mengatakan dia belum menerima paket apapun semalam. Semalam cm ada dia saja krn yg lain membantu bapak kosan packing ke Yogya. Saya mulai curiga dan berfikiran buruk kepada Febri.

Saat saya sampai kembali di Bandung, saya cek kemana2 dan satu kosan belum menerima paket apapun untuk saya. Saat itu Febri sudah bukan jaga shift lagi melainkan satpam satunya yakni Yudi. Beberapa hari kemudian saya ke JNE Soekarno Hatta kantor pusatnya yg di Bandung ini. Oleh Customer Service saya di printkan bukti di sistem seperti ini:

image

Saya menyampaikan masalah saya bahwa paket hingga detik ini belum diterima. CS mengatakan saya harus menunggu 1-3 hari nanti akan dikontak pihak JNE. hari ke-4 saya ditelpon seseorang yg mengaku dari JNE, dengan suara gugup dia bilang bahwa paketan saya disimpan di pos satpam depan itu. Tiba-tiba telponnya terputus dan saya tidak bisa kontak ulang nomernya tidak dapat dihubungi.

Saya cek lagi di pos satpam dan tetap ga ada. Saya datangi lagi JNE dan lagi2 saya disuruh menunggu 1-3 hari akan dikontak. Esoknya saya ditelpon seseorang lagi yg mengaku dari JNE blg bahwa paketannya sudah diterima Febri, malam itu di pos satpam ada 3 laki-laki dan oleh Yudi dibawalah paket saya ke dalam kosan. Tiba-tiba telpon lagi2 terputus dan tidak bisa saya kontak ulang.

Saya datangi lagi JNE (perlu diketahui jarak antara kosan saya dengan JNE tersebut mencapai 50 menit belum macetnya). Saat itu CS sudah tutup dan saya minta tolong diberikan nomer HP kurir JNE tapi petugas bilang hanya CS yg bisa memberikan nomernya.

Besoknya saya telpon kantor JNE dan yg menerima telpon adalah CS yg berbeda dr yg pertama, lagi2 saya diminta menunggu 4-5 hari untuk dicarikan bukti asli penerimaan resi saya. CS jg menjanjikan kurir tersebut akan datangi langsung saya.

Suatu malam ada paketan untuk saya dari adik diantar oleh kurir yg bersangkutan yg bernama Nugraha Hidayat, saat sampai tiba-tiba dia nunjuk ke arah satpam saya dan bertanya “Febri ya, Febri kan? Kamu Febri kan?” satpam saya mengangguk dan bertanya siapa kurir itu. Saat Febri ingat masalah paketan dan mau konfirmasi, kurirnya sudah balik pergi. Febri lalu melapor ke saya bahwa td ada kurir yg baru pertama kali dia lihat nunjuk2 dan nanya nama dia.

Besok malamnya Febri mengetuk kamar saya lapor bahwa ada kurir JNE yg namanya Nugraha datang mencari saya. Kemudian kami bertiga berhadapan. Kurir Nugraha itu bercerita pada malam tgl 30 September itu ada 3 lelaki duduk2 di pos satpam, yg menerima Febri dan ttd kemudian satpam satunya Yudi yg membawa paket saya ke dalam kosan. Satpam Febri langsung membantah karena pada tgl itu Yudi tidak ada karena tgl itu jadwalnya Febri yg jaga shift. Kurir dengan wajah bingung bilang pokoknya ada 3 orang aja, ga terlalu jelas mukanya. Febri blg malam itu yg ada cm dia, kosan sepi krn bapak kosan pergi ke Yogya. Dan baru kmrn aja Febri ngelihat si kurir, Febri jg menanyakan kenapa kalau si kurir pernah memberi paket ke Febri si kurir kmrn nanya2 Febri ya ini Febri kan? si kurir tidak bisa menjawab.

Kemudian si Kurir memberikan pada saya selembar fotocopy bukti penerimaan asli, yg paling aneh adalah semuanya tulisan buram tapi hanya TTD dan nama terang Febri yg tulisannya jelas dan tebal. Waktu saya dan Febri menanyakan keanehan itu si Kurir tidak bisa menjawab dan malah menawarkan besok dia akan bawa yg aslinya untuk saya. Saya tolak karen saya ga percaya dan satpam saya Febri sudah emosi sama si Kurir. Kurir pamit dan Febri menanyakan berapa nilai paketannya, 200rb atau 300rb akan dia ganti drpd terus salah paham. Saya ga tega karena harga paketan saya itu 1.5juta, satpam saya kaget dan saya bilang gausa diganti krn akan saya urus ke JNE.

Minggu depannya hari Sabtu, saya baru sempat lagi ke JNE dan ternyata di sistem tertera bahwa kasus saya ditutup karena kurir sudah memberi penjelasan langsung kepada saya dan satpam. Saya KESAL DONG, MASA KASUS DITUTUP PADAHAL SAYA MASIH BELUM PUAS ATAS PENYELESAIANNYA. Saya minta kasusnya dibuka kembali dan CS minta waktu 4-5 hari saya akan dikontak kembali untuk diperlihatkan bukti asli penerimaan dan dipertemukan dengan kurir dan atasan langsung kurir tersebut. Sudah 5 hari berlalu dan saya belum dikontak pihak JNE sama sekali. Saya tidak akan menghapus postingan saya ini hingga kelar urusan ini. Satpam saya selalu memberi paketan apapun kepada saya kog, baru kali ini aja anehnya. Saya tunggu penyelesaian dari JNE!!!

Mayo Diet, let’s go!!!

Jadi sudah hari ke-5 ini saya mencoba Diet Mayo. Apa itu diet mayo? Diet tanpa garam, gula dan MSG (Monosodium Glutamate) ini pertama kali dikembangkan oleh Mayo Clinics USA. Diet ini harus dilakukan secara simultan selama 13 hari berturut-turut dan hanya boleh dilakukan setahun sekali. Saya membeli menu resepnya dari @kimberkitchen (instagram) seharga 100rb dan saya bagi sekarang untuk anda yg membutuhkan..

image

Menurut saya pribadi diet ini sangat menantang! Saya dipaksa makan terjadwal dengan menu rasa hambar, walaupun boleh menggunakan bumbu alami seperti bawang putih, paprika, lada, cabe bubuk, kunyit dsb, ya tetap saja aneh rasanya tanpa garam dan gula..

image

Dan inilah hasil karya saya pribadi, yap semua menu itu saya sendiri yg bikin karena saya ga sanggup ikut cateringnya mahal hehe..

Alhasil penuh perjuangan, setiap pulang dari kantor saya harus ke Yogya Riau Junction belanja bahan-bahan.. Dari jam 5.30 WIB saya sudah masak yg walaupun itu semua hanya boleh direbus/dikukus/digoreng dengan unsalted butter, tapi tetap saja membutuhkan waktu satu jam, apalagi saya setiap hari masak menu makan siang dan menu makan malam langsung karena saya biasa di kantor hingga malam..

Dalam 5 hari ini saya turun 3 kg loh, dan badan walau lemes tapi berasa sedikit ringan. Semoga saya berhasil menjalani 13 hari ini, amin!

Happy Fasting 2015

Syukur Alhamdulillah karena kita masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan di tahun 2015 ini.. kali ini adalah kali ketiga saya berpuasa di kota kembang, Bandung ini..

Walaupun saya sudah menikah, saat ini saya dan suami masih berpuasa masing-masing. Saya di Bandung, suami saya di Batam. Huhu.. 😥

Doa saya yang paling saya kumandangkan adalah berdoa agar permohonan mutasi saya ke Batam segera diterima dan secepatnya saya pindah ke Batam, amin..
Semoga puasa kali ini penuh dengan berkah dan meningkatkan keimanan kita semua 🙂