TA… cinTA.. ceriTA.. deriTA…

Setelah topik pertama TA saya tentang Sistem Dinamik yang tiba-tiba gagal karena Dosen Pembimbing menyuruh saya bimbingan ke dosen lain saja, akhirnya saya dengan sedih meninggalkan dosen itu.. mantan dosbing saya.. dan dengan waktu terbatas mencari dosen lain..

Akhirnya! Dosen Pembimbing yang terkenal laris manis diminati menjadi dosbing itu bersedia menerima saya jdi anak bimbingannya! alhamdulillah 🙂 dan saya berganti topik menjadi Pengukuran Kinerja dengan obyek amatan Perusahaan milik kawan saya sendiri hehe..

Namun karena topik tersebut sudah sangat umum, dosbing saya yang baru ini menawarkan saya topik penelitian beliau yang belum sempat tergarap. ditodong oleh tenggat waktu pengumpulan proposal TA yang bisa dihitung hari serta Papa yang bilang terima saja, jadinya saya menerima topik dari beliau 🙂

Dan akhirnya saya memilih topik tersebut dan inilah judul TA saya :

“Model Prediksi Financial Distress dengan Pendekatan Data Mining (Studi Kasus : Industri Manufaktur Go-Public di Indonesia)”

Financial Distress adalah kondisi kesulitan keuangan yang dialami perusahaan dan mengindikasikan akan terjadi kebangkrutan bila tidak segera ditangani dengan baik. saya berusaha membuat perangkat Early Warning System sehingga perusahaan akan tahu bagaimana kondisi keuangannya saat ini dan apakah sebentar lagi mereka akan bangkrut atau tidak.

awalnya terdengar mudah karena tidak perlu pengamatan ke perusahaan (repot) tapi ternyata.. SUSAH! perusahaan manufaktur di Indonesia jumlahnya ratusan dan data keuangan yang saya download dari BEI tidak lengkap! saya butuh data dari tahun 2006 hingga 2010 (5 tahun amatan) dan metode Data Mining yang saya gunakan itu SUSAH JUGA.. 3 metode : SVM, LDA dan KNN..

Alhamdulillah masalah data sudah teratasi berkat bantuan Mas Fauzi, pemilik website campur-aduk.com yang sungguh baik hati, bayangkan, saya diberi data lengkap sebesar 9 GB!!! Alhamdulillah lagi saat itu Ayah saya kebetulan di Jakarta sehingga bisa meng-copy data tersebut di kediaman Mas Fauzi 🙂

namun yang paling menyengsarakan adalah menyortir data dan MENGOLAH DATA DENGAN SOFTWARE karena saya tidak tahu apa-apa mengenai Data Mining.. hiks.. sampai saat ini saya masih berusaha dan mencari-cari bantuan.. bismillah, semoga saya bisa, amin.. 🙂

Cara Menghindari Bakteri E.Coli

Wabah bakteri E.coli di Eropa pastinya turut membuat Negara-negara lain merasa khawatir, terlebih dengan produk sayuran impor. Di Eropa saja, bakteri ini telah menyebabkan 30 orang meninggal.

Namun, jangan keburu panik. Berikut adalah lima langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi E. coli, menurut Ruth Frechman, ahli gizi di Los Angeles sekaligus juru bicara American Dietetic Association, seperti dikutip dari Shine.com:

1. Cuci tangan
Mencuci tangan merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, terutama setelah menggunakan kamar mandi dan menyentuh binatang serta sebelum menyiapkan makanan. Membilas tangan dengan air juga membantu mengurangi bakteri.

2. Masak daging matang-matang
Daging sapi sebaiknya dimasak dengan suhu 160 derajat Fahrenheit (gunakan termometer untuk memastikan!). “Panas akan membunuh bakteri,” kata Frechman. “Memasak sayuran hijau selama 15 detik pada suhu 160 derajat juga akan membunuh E. coli.”

3. Hindari makanan beresiko tinggi
Hindari makanan dipasteurisasi (mentah) seperti susu atau keju atau jus. Jauhi pula kotoran manusia dan hewan.

4. Jangan menelan air
Ketika berada di kolam renang, sungai, atau kolam di halaman belakang, jangan menelan airnya! Beberapa jenis E.Coli menyebabkan penyakit dengan memproduksi sesuatu yang disebut toksin Shiga. Infeksi dimulai ketika Anda menelan sesuatu yang tak terlihat yang memproduksi racun Shiga E. coli. Ini bisa terjadi ketika Anda menelan sejumlah dari kotoran manusia atau hewan di mulut Anda.

5. Perilaku bersih
Bersihkan semua peralatan dapur seperti talenan dan rak lemari es. Cuci tangan setelah menyentuh daging mentah. Bedakan talenan untuk memotong buah/sayuran dan daging mentah, seperti ayam, ikan, atau daging.

Mari biasakan hidup bersih dan sehat 🙂

Update password and username ESET NOD32 ’till end June 2011

Hey people, I have found this interesting NOD32 sites : NOD32 SkyFree

and this is the new password untill this June 2011 : enjoyy 🙂

Username: EAV-36132632
Password: fuajkmc82n
Expiration: 21/06/2011

Username: EAV-38582689
Password: 7knfbm5brf
Expiration: 25/11/2012
Username: EAV-36356032
Password: c34h5bb6tx
Expiration: 27/06/2011

Username: EAV-36356033
Password: p7bp45bcjd
Expiration: 27/06/2011

Username: EAV-36390964
Password: 6t72mk2mnh
Expiration: 30/06/2011

Khusus tuk Wanita : Jangan Pake BRA saat Tidur

Tidur adalah waktu yang tepat untuk mengistirahatkan payudara dengan tidak mengenakan bra. Lantas apa jadinya bila perempuan tidur dengan mengenakan bra?

Tak hanya mengistirahatkan otot, saat tidur tubuh mengalami perbaikan dan detoksifikasi (mengeluarkan racun). Tidur juga memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormon-hormon imunitas (kekebalan tubuh).
Oleh karena itu, sebaiknya gunakan pakaian yang longgar atau lepaskan pakaian dalam saat tidur, sehingga dapat mempercepat dan memperlancar kinerja tubuh dalam proses perbaikan. Untuk perempuan sebaiknya lepaskan bra saat tidur.

Berikut beberapa hal yang terjadi jika perempuan tidur mengenakan bra, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (28/5/2011):

1. Berkeringat
Ada beberapa bra khusus yang dirancang khusus untuk tidur, biasanya terbuat dari bahan nilon atau katun yang dapat membuat kulit Anda ‘bernapas’. Namun jika Anda mengenakan bra biasa untuk tidur, maka keringat dan uap air akan tetap berada di dalam bra. Hal ini bisa menyebabkan gatal-gatal dan dalam kasus ekstrem bisa menyebabkan luka.

2. Gelisah saat tidur
Bra biasa (yang dikenakan siang hari) dirancang khusus untuk menopang payudara dan memberikan bentuk yang indah. Bra seperti ini biasanya ketat dan kencang sehingga tidak nyaman bila dikenakan saat berbaring atau tidur. Perempuan yang tetap mengenakan bra yang kencang saat tidur bisa mengalami kegelihan dan tidur tidak nyenyak.

3. Insomnia
Dalam kasus yang ekstrem, memakai bra saat tidur juga bisa menjadi salah satu faktor insomnia karena tubuh tidak bebas bernapas.

4. Berisiko kanker payudara
Ilmuwan Sydney Singer dan istrinya Soma Grismaijer pada tahun 1991 pernah menulis dalam bukunya ‘Dressed To Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras‘, yang berisi tentang perempuan yang ingin menghindari kanker payudara harus memakai bra dalam waktu sesingkat mungkin dan sebaiknya kurang dari 12 jam per hari.

Waktu yang paling tepat untuk mengistirahatkan payudara dengan tanpa memakai bra adalah saat tidur. Jangan tidur dengan bra,” kata Sydney Singer, seperti dilansir dari Chetday.

Menurut Sydney Singer, menggunakan bra terlalu lama dapat meningkatkan suhu jaringan payudara dan perempuan yang memakai bra memiliki kadar hormon prolaktin (hormon yang berfungsi merangsang kelenjar air susu) yang lebih tinggi. Kedua hal ini dapat mempengaruhi pembentukan kanker payudara. Selain itu, terlalu sering menggunakan bra atau menggunakan bra terlalu ketat juga membahayakan kesehatan karena bisa membatasi aliran getah bening di payudara. Normalnya, cairan getah bening mencuci bahan limbah dan racun lain, serta menjauhkannya dari payudara.

Jadi, bagi para wanita, jangan pakai bra saat tidur yaa… mohon dilepas demi kebaikan diri sendiri 🙂

sumber : (LiveStrong, http://www.langsing.us)