Arti Senyuman

Ibu, hari ini engkau tak tersenyum

elok parasmu tertandingi kerutan di dahimu

wajah muram durja engkau tampakkan

saat menghitung biaya bulanan kali ini

Ayah, hari ini engkau tak tersenyum

peluh membasahi kemeja birumu nan lusuh

10 jam kau lalui dalam pekerjaanmu

namun tampaknya tak mengubah penghasilanmu

Adik, hari ini engkau tak tersenyum

sepatu baru yang dijanjikan Ibu tak kunjung terbeli

biaya sekolah yang dipastikan Ayah akan lunasΒ  tak kunjung terpenuhi

kau malu, sekolah tak lagi menyenangkan untukmu

Aku sendiri juga jarang tersenyum

Bahkan ku lupa kapan terakhir kali aku tersenyum

aku tak ingat kapan Ayah,Ibu dan Adikku tersenyum

senyuman menjadi sesuatu yang mahal saat ini

Sekarang aku bertekad satu hal

Berapapun harga mati yang harus kubayar

demi kembalinya senyuman pada Ayah,Ibu,Adik

dan pada diriku sendiri

pasti kan kubayar

lunas